Langsung ke konten utama

Postingan

Program Rejeki Kredit Wirausaha Untuk Kembangkan Saktor UMKM

Sumber: google.com Bank Negara Indonesia ( BNI ) Ambon terus kembangkan sektor Usaha Kecil dan menengah (UMKM) di Kota Ambon dengan meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha. Dalam program ini, BNI Ambon menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang usaha kecil dan menengah. Acara ini sendiri diadalah di Ambon Plaza (Amplaz) pada Kamis (23/5). Dihadiri langsung oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia dan juga mitra usaha serta para nasabah BNI Ambon . Acara ini merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon. “Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujar Egos Mahar, Kepala BNI Ambon . Dikatakan Egos, fasilitas kredit yang ditawarkan berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka wak...
Postingan terbaru

Sempat Mengalami Masalah, BNI Ambon Pastikan Dana Nasabah Aman

Sumber: google.com Sempat mengalami permasalahan, Bank Negara Indonesia ( BNI ) 46 cabang Ambon menegaskan bahwa semua dana nasabah tetap aman. Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Bisnis Korporasi BNI , Putrama Wahju Setyawan. Ia mengatakan bahwa yang terjadi di BNI Ambon tidak akan menyebabkan dana nasabah hilang. Dan menurutnya, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI . Dimana layanan perbankan BNI khususnya BNI Ambon akan tetap berjalan normal. Dan kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga yaitu dengan adanya jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar. Dan terakhir, BNI Ambon akan selalu menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. "Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI ,...

Direksi dan Komisaris BNI Dirombak, Achmad Baiquni Tetap Jadi Dirut

Sumber: google.com Achmad Baiquni kita tau dia adalah seorang bangkir yang menjabat sebagai dirut bank BNI , di mana pengelolahan tentang perbankan sudah tidak diragukan lagi, sehingga baiquni menjadi dirut bank bni yang selalu bersemangat. Baru-baru ini terdengar kabar bahwa susunan direksi bank bni dalam perombakan, setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, kini giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat siang ini (30/8/2019). Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI . Dia sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015. Baiquni memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina. Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan S...

Agus Mulyana Bersama Bank BJB Siap Hadapi Perkembangan Era Digital

Sumber: google.com Di perkembangan era digital yang terus melaju dengan pesat, di indutri perbankan pun dituntut untuk terus melakukan sebuah inovasi dalam rangsa merespon kebutuhan kosumen itu sendiri. Bank BJB telah memilih manajemen terbaru yang diharapkan dapat menjawab tantangan dari perkembangan digital di tengah persaingan yang cukup ketat. Saat ini, direksi BJB dipimpin oleh Yuddy Renaldi sebagai Direktur Utama, lalu ada Agus Mulyana sebagai Direktur Kepatuhan, Nia Kania sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Rio Lanasier sebagai Direktur IT, Treasury, dan International Banking, Suartini sebagai Direktur Konsumer dan Ritel serta Tedi Setiawan sebagai Direktur Operasional. Sebagai Direktur Kepatuhan Agus Mulyana mengatakan kalau BJB R telah berhasil menorehkan kinerja positif pada Triwulan II 2019. Bank BJB mencatat aset terbesarnya mencapai Rp.120,7 triliun yang didukung oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Berbagai hasil yang positif...

PT Bank BJB Raih TOP GRC 2019 #4 Stars

Sumber: google.com Pengelolaan risiko yang baik menjadi salah satu kunci yang harus dipraktikkan dalam setiap usaha bisnis. Pola manajemen risiko yang di terapkan bank BJB selama ini terbukti berhasil memberikan rasa yang aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan. Bank BJB sendiri sudah mendapatkan perhargaan TOP GRC 2019. Diatas pimpinan Agus Mulyana , bank BJB dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan yang sangat baik. Bank BJB menyadari betul secara signifikansi yang akan dimainkan pengelolaan risiko usaha ini. Agus Mulyana menyetujui fungsi dari pengelolaan risiko usaha ini yakni untuk membangun dasar aalisus yang kuat sehingga berbagai langkah pengambilan keputusan usaha yang dijalankan pernankan bisa terhindar dari risiko merugikan bahgan mendorong ekspansi keuntungan pada level yang optimal. Catatan perseroan pada Semester I 2019 rasio Non Performing Loan (NPL) bank bjb terjaga di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri p...

Memberhentikan dengan Hormat Ahmad Irfan, Agus Mulyana Diangkat Menjadi Dirut BJB

Sumber: google.com Agus Mulyana Selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB   ditunjuk menjadi seorang pelaksana tugas (plt) untuk menggantikan Ahmad Irfan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Untuk meningkatkan penetrasi kerdit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) calon dirut baru juga menjalankan visi baru perseroan sebagai agen pembangunan daerah. Dalam agenda perubahan pengurus Perseroan yakni memberhentikannya Agus Gunawan yang merupakan Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB   yang telah wafat pada 9 November 2018. Selain Agus Mulyana , pemegang saham yang lain juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Komisaris Utama Independen Bank BJB   Klemi dan juga Komisaris Independen Bank BJB Rudhyanto Mooduto dan Suwarta. Adapun pengurus lainnya yang tidak mengalami perubahan yakni Nia Kania sebagai Direktur Keuangan, Fermiyanti sebagai Direktur Operasional, Muhadi sebagai Komisaris Bank BJB   dan Yayat Sutaryat se...

Papua Barat Diguncang Gempa Berkekuatan 4,8 Skala Richter

Sumber: Google Gempa bumi telah menggetarkan Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat pada Rabu pukul 02.01 WIT berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR). Namun gempa ini tidak berpotensi untuk terjadinya tsunami. Berdasarkan data yang sudah didapatkan dari Stasiun Geofisika BMKG Sorong menyebutkan, gempa bumi yang terjadi bertitik pada koordinat 1,06 Lintang Utara (LU) dan 132,91 Bujur Timur (BT) di laut yang berjarak 817 kilometer timur laut Kabupaten Tambrauw, dengan kedalaman 10 kilometer. Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi yang cukup dangkal akibat tumbukan lempeng. Penjalaran getaran gempa dirasakan seluruh warga wilayah Kabupaten Tambrauw. Warga yang berada di gedung bertingkat sangat merasakan getaran dari gempa tersebut. Gempa bumi ini juga tidak berpotensi tsunami, karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadi tsunami. Hingga saat ini belu...