| Sumber: Google |
Seorang ibu rumah tangga bernama Mariana (40) bersama dengan
anaknya Rian mengalami nasib yang sangat tragis karena menjadi korban penikaman
di Jalan Andi Paturungi, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate Kota Makassar,
Selasa (26/3/2019), pukul 12.40 WITA.
Sedihnya, keduanya menjadi korban penikaman yang dilakukan
sepupunya sendiri, Jumalang.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Komisaris Besar
Dwi Ariwibowo mengatakan aksi penikaman tersebut berawal saat Mariana terlibat
adu mulut dengan ibu pelaku Niba Dg Lino, pukul 12.00 WITA siang tadi.
Kala itu, Niba Dg Lino merasa dengan keberadaan Mariana yang
sedang mencari ayamnya di pekarangan rumah pelaku.
"Terjadi adu mulut, ribut disitu. Anaknya melihat ibunya
ribut dan mengambil pisau dan menusuk Mariana hingga meninggal," kata Dwi
Ariwibowo.
Tak hanya itu, Rian yang menyaksikan kalau ibunya dalam
bahaya tersebut tak diam begitu saja. Dia pun berusaha menolong. Namun di
tengah pertengkaran itu, dirinya justru ikut menjadi korban penikaman.
"Anak dari ibu Mariana yang pulang Sekolah melihat
ibunya terluka akan menolong ibunya juga ikut ditusukkan," terangnya.
"Sekarang kondisi ada di Rumah Sakit Wahidin Kota
Makassar. Tapi dalam keadaan selamat," Dwi Ariwibowo menambahkan.
Selain adu mulut, lanjut Dwi Ariwibowo menjelaskan pelaku dan
korban juga memiliki masalah harta warisan. "Latar belakangnya juga ada
masalah waris, karena pelaku dan korban Masih keluarga, perkaranya sendiri
sudah ke tingkat MA," jelasnya
Dwi Ariwibowo mengaku saat ini pihaknya masih melakukan
pengejaran terhadap pelaku. "Pelakunya sampai saat ini masih saya kejar.
Pelakunya sebenarnya masih dalam lingkup keluarga masih sepupu satu kali,"
kata dia.
Dari kejadian itu, Mariana harus meregang nyawa. Sementara
anaknya, Rian masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Wahidin, Jalan Printis
Kemerdekaan Kota Makassar.
Sumber: akurat.co
Komentar
Posting Komentar